Pondasi merupakan salah satu bagian penting dalam struktur bangunan rumah tinggal. Karena pondasi merupakan penyangga bagi beban bangunan rumah tinggal yang ada diatasnya dan menyalurkan beban tersebut ke dalam tanah. Struktur pondasi harus dibuat kuat untuk menahan beban yang ada di atasnya. Oleh karena itu penggunaan pondasi harus sesuai dengan keadaan beban rumah yang ada.

Pondasi dibagi menjadi dua jenis yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam. Pondasi dalam digunakan untuk bangunan berlantai lebih dari tiga. Untuk pondasi dangkal digunakan untuk bangunan berlantai kurang dari tiga. Namun penggunaan jenis pondasi juga harus mengacu kepada kondisi tanah pada bangunan tersebut. Ketika tanah merupakan tanah dengan jenis daya dukung yang rendah, seperti misalnya pada lahan gambut. Maka meskipun bangunan rumah tinggal memiliki lantai kurang dari tiga, harus tetap dipertimbangkan dengan menggunakan pondasi dalam.

Pondasi dalam dibagi menjadi beberapa jenis antara lain pondasi bor pile dan pondasi tiang pancang. Biasanya pondasi ini memiliki kedalaman lebih dari lima meter. Sedangkan pondasi dangkal dibagi menjadi dua jenis yaitu pondasi menerus dan pondasi plat setempat. Pondasi dangkal sering digunakan untuk bangunan rumah tinggal satu sampai tiga lantai. Hal ini dikarenakan beban dari rumah tinggal tidak terlalu besar, sehingga masih bisa dipikul oleh pondasi dangkal. Pondasi menerus terbagi lagi ke dalam dua jenis yaitu pondasi roolag dan pondasi batu kali. Sedangkan pondasi plat setempat dibagi dua yaitu pondasi cakar ayam dan footpla atau telapak.

Untuk bagunan rumah satu lantai pondasi yang bisa digunakan adalah pondasi menerus, yaitu pondasi roolag atau pondasi batu kali. Pondasi roolag merupakan pondasi yang terbuat dari bata bata yang disusun sedemikian rupa. Sedangkan pondasi batu kali merupakan pondasi yang terbuat dari batu kali yang di beri spesi. Untuk penggunaan pondasi roolag sudah mulai ditinggalkan, karena pondasi roolag tidak mampu menaha beban yang cukup besar. Saat sekarang ini pondasi batu kali menjadi pilihan utama untuk bangunan rumah berlantai satu.

Pondasi batu kali dipasang mengikuti bentuk tembok rumah. Kedalaman pondasi batu kali menyesuaikan kondisi tanah keras yang ada. Pada umumnya kedalaman pondasi batu kali berkisar antara 60 – 80 cm dari permukaan tanah. Spesi yang dipakai untuk pondasi batu kali juga bervariasi antara lai 1pc:4ps, 1pc:6ps dan 1pc:8ps. Perbandingan campuran spesi yang bagus adalah 1pc:4ps.

bagikan ini