Perbandingan genteng tanah liat dan genteng beton perlu menjadi perhatian Anda. Terlebih jika saat ini Anda sedang bingung memilih menggunakan genteng tanah liat atau beton untuk rumah Anda. Nah, sebagai panduan, berikut ini beberapa perbedaan utama antara keduanya.

  1. Faktor Penyerapan Air

Jika dilihat dari tingkat penyerapan air, genteng tanah liat hanya mempunyai tingkat penyerapan sebesar 6%, sementara genteng beton bisa mencapai 13%. Tingkat penyerapan air yang tinggi ini membuat genteng beton menjadi mudah berlumut dan bernoda. Tidak hanya itu, air yang diserap pun akan membuat bobot genteng yang sudah cukup berat menjadi bertambah berat. Hal ini pastinya bisa membuat konstruksi yang ada di bawahnya menjadi lebih tertekan. Jika konstruksi di bawahnya tidak kuat, sudah pasti akan riskan roboh.

  1. Faktor Bobot

Dilihat dari bobotnya, genteng beton mempunyai berat sekitar 40 – 54 kg per meter persegi. Sementara, untuk genteng tanah liat hanya berkisar 29 – 32 kg per meter persegi. Oleh karena itu, penggunaan genteng beton sangat tidak disarankan untuk rumah hunian biasa yang konstruksi bangunannya tidak begitu kuat. Genteng beton baru bisa digunakan jika rangka atap dibuat lebih kuat dan kokoh.

  1. Faktor Kecenderungan Pecah

Karena terbuat dari tanah liat, genteng tanah liat cenderung mudah retak atau pecah, terutama saat cuaca sangat dingin atau sangat panas. Tak heran jika genteng tanah liat lebih banyak digunakan di Indonesia yang mempunyai cuaca hangat. Berbeda dengan genteng beton yang tahan terhadap segala cuaca, sehingga bisa diaplikasikan di mana pun di dunia ini.

  1. Faktor Perawatan

Karena bobotnya yang berat dan tingkat penyerapan air yang tinggi, membuat genteng beton menjadi lebih sulit dirawat. Pertumbuhan lumut sangat cepat dibanding dengan kerajinan pemiliknya untuk membersihkan. Hal ini berbeda dengan genteng tanah liat yang cenderung terbebas dari permasalah lumut tersebut.

  1. Faktor Usia dan Penampilan

Genteng tanah liat lebih bisa mempertahankan warna aslinya selama bertahun-tahun meskipun diterpa berbagai cuaca. Sementara, warna genteng beton lebih mudah pudar karena teknologi pewarnaannya yang sangat sederhana. Sementara jika dilihat dari daya tahannya, genteng tanah liat dapat bertahan hingga 100 tahun, sedangkan genteng beton hanya bertahan 30 – 50 tahun.

 

bagikan ini