Tips Untuk Kreasi Dinding Dengan Wallpaper

Kreasi dinding dengan wallpaper bisa jadi solusi bagi Anda yang ingin memberikan tampilan berbeda pada ruangan dengan motif dan juga pola yang lebih seru dan bervariasi pilihannya dibandingkan dengan cat tembok. Keuntungan lain menggunakan wallpaper adalah mudah untuk diganti-ganti jika sedang bosan dengan suasana interior, lebih mudah untuk menutupi kerusakan pada dinding seperti misalnya retak atau noda dinding yang sulit untuk dibersihkan, dan masih banyak lagi keuntungan lainnya. Agar wallpaper dinding Anda bisa terpasang dengan baik dan hasil dekorasinya sesuai dengan bayangan Anda, berikut adalah beberapa tips mengenai kreasi dinding dengan wallpaper yang bisa jadi referensi.

Hanya dipasang pada satu sisi dinding

Wallpaper memang punya varian motif dan warna yang lebih beragam dibandingkan dengan cat namun harganya pun bisa lebih mahal. Untuk membuat ruangan tampak lebih cantik tanpa harus mengeluarkan banyak uang Anda bisa menutup salah satu dinding saja dengan wallpaper secara penuh. Pilih dinding yang tidak ada pintu atau jendelanya, kemudian warnai cat pada sisi dinding lain dengan warna yang senada dengan wallpaper agar ruangan terlihat serasi tanpa membuat wallpaper terlalu asing.

Gunakan primer berbasis minyak

Agar kreasi dinding dengan wallpaper bisa lebih tertempel dengan baik, gunakan primer dinding berbasis minyak yang bisa menjadi dasar perekat agar lem nanti lebih menempel pada dinding dan juga kertas wallpaper. Lem apa yang digunakan tergantung dengan jenis kertas wallpaper, Anda bisa menanyakan jenis lem apa yang pas kepada penjual wallpaper. Ketika memasang wallpaper, pastikan tidak ada kantong udara yang terjebak di permukaan antara dinding dengan wallpaper, Anda bisa mengeluarkan udara dengan menggunakan kuas cat atau alat lainnya. Tunggu setidaknya selama 24 jam sebelum memasang foto atau tempelan apapun pada dinding agar lem kering sempurna.

Penempatan wallpaper pada dinding

Ada banyak kreasi dinding dengan wallpaper yang bisa membuat ruangan Anda tampak lebih estetik. Misalnya wallpaper tidak harus dipasang secara penuh pada dinding namun bisa menjadi fitur khusus yang dipasang pada bagian langit-langit, atau dijadikan sebagai aksen pada dinding, dan sebagainya. Untuk ruangan dengan dinding yang tidak lurus, Anda bisa menyamarkannya dengan motif wallpaper yang penuh dan sibuk, hindari memasang wallpaper dengan motif garis-garis. Untuk ruangan yang lembab seperti kamar mandi atau dapur, hindari memasang wallpaper pada area kompor, atau pada kamar mandi basah.

 

bagikan ini