Mengenal Konsep Split Level Pada Rumah Modern

Konsep split level pada rumah saat ini makin populer dan makin banyak peminatnya terutama karena kelebihannya yang bisa membuat ruangan tampak lebih luas. Meski begitu masih banyak pula yang sulit membedakan split level dengan bangunan bertingkat pada umumnya. Split level atau yang populer juga disebut dengan tri-levels ini dulunya banyak digunakan untuk rumah-rumah di kawasan Amerika Utara pinggiran karena tanahnya yang berkontur. Namun kini rumah-rumah modern pun banyak yang menerapkan konsep split level pada rumah. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan split level dan apa bedanya dengan bangunan bertingkat?

Apa itu konsep split level pada rumah dan bangunan lainnya?

Split level disebut juga dengan nama tri-levels karena konsep rumah ini secara umum membagi rumah menjadi tiga bagian yaitu level satu, level dua, dan level tiga. Setiap levelnya dipisahkan dengan anak tangga yang ketinggiannya hanya setengah atau kurang dari tangga yang biasanya ada pada bangunan bertingkat. Konsep split level pada rumah ini bisa memberikan ruang yang lebih pada sebuah lahan yang terbatas, dan memisahkan antara area umum, area pribadi, dan juga area hiburan.

Bedanya konsep split level dengan bangunan bertingkat

Perbedaan utama antara konsep split level pada rumah dengan bangunan atau rumah tingkat dua adalah ketinggian lantai dan juga letaknya. Pada rumah berlantai dua, area lantai dua tepat berada di atas lantai satu secara vertikal yang dihubungkan dengan tangga yang memiliki tinggi penuh. Sedangkan pada split level telah disebutkan sebelumnya jumlah anak tangganya bisa hanya dua hingga lima anak tangga saja. Rumah split level juga bisa dideskripsikan sebagai area landing antara dua tangga yang menyambungkan lantai bawah dengan lantai atas, yang areanya dibuat lebih luas sehingga bisa dimanfaatkan sebagai ruang tambahan pada rumah.

Untungnya menggunakan konsep split level pada rumah

Keuntungan menggunakan konsep split level pada rumah adalah sebagai berikut:

  1. Kesan rumah yang lebih terbuka
  2. Memberikan ruang  dengan fungsi yang lebih  pada lahan yang terbatas
  3. Memberikan kesan ruang yang lebih dinamis dan tidak membosankan
  4. Menjadi solusi bagi lahan yang berkontur
  5. Memberikan sirkulasi udara yang lebih baik.

 

bagikan ini