Desain Rumah Mungil Rekomendasi Terbaik

By | Desember 8, 2019

Jasa desain rumah – Tinggal di perkotaan yang padat penduduk memaksa kita untuk membuat desain rumah mungil dan kecil. Mungkin hanya cukup untuk 2 hingga 3 orang dalam satu lantai. Sehingga, terkadang pemilik rumah kebingungan bila ada tamu atau saudara yang ingin menginap di rumah. Tetapi memiliki rumah mungil tidak selamanya membosankan dan membuat kita tidak nyaman. Bila didesain dengan benar, anda bisa memiliki rumah mungil yang tetap mewah, elegant, dan nyaman untuk dihuni.

Dan tentunya, rumah mungil memakan biaya produksi yang jauh lebih murah. Sehingga cocok untuk anda yang baru menikah atau yang baru memiliki buah hati. Tak perlu rumah besar, asalkan nyaman, letak rumah strategis, dan tentunya dibuat sesuai dengan keinginan anda. Untuk membangunnya, saya sarankan lokasinya jangan berada di pusat perkotaan sebab ketersediaan lahan di sana sudah sangat terbatas sehingga anda akan kesulitan mendirikannya. Pilihlah tempat di kota kecil atau pedesaan.

Desain Rumah Mungil 3 Kamar

desain rumah mungil

Rumah mungil 3 kamar merupakan desain rumah yang paling cocok untuk anda bila hanya ingin memiliki 2 buah hati. Sebab anda bisa membagi kedua kamar untuk 2 anak anda agar bisa tidur di kamar masing – masing tanpa saling terganggu. Rumah tipe 65 seperti gambar di atas adalah salah satu contohnya.

Setiap kamar cukup dibangun dengan ukuran 2×3 meter saja. Sehingga, anda masih bisa menyisakan tempat untuk ruang kumpul keluarga dan juga ruang dapur. Agar tidak terlihat terlalu sempit, hindari banyak membeli hiasan – hiasan gantung di dalam kamar rumah anda.

Alternatifnya, anda bisa menggunakan wallpaper sebagai hiasan dinding rumah agar tidak nampak terlalu polos dan kosong. Selain itu, adanya wallpaper tersebut memberikan kesan estetika bagi siapapun yang melihatnya.

Desain Rumah Mungil 2 Lantai

Bila 1 lantai dirasa terlalu sempit, anda bisa membangun rumah menjadi 2 lantai. Sehingga lantai bawah bisa anda khususkan untuk ruang tamu, keluarga, dapur, ruang makan dan 1 kamar mandi. Sedangkan lantai atas anda jadikan tempat istirahat dengan 3 kamar tidur dan 1 kamar mandi juga.

Dengan begitu, anda bisa mendekorasikan interior ruang keluarga di lantai bawah dengan lebih leluasa. Tak ada lagi halangan bila anda ingin membeli hiasan gantung atau pajangan. Selain itu, kualitas istirahat anda juga tidak akan terganggu. Sebab kamar yang ada di lantai atas tidak akan mendengar suara – suara dari lantai bawah. Mengenai contoh desainnya, bisa anda lihat pada gambar di atas.

Desain Rumah Mungil Sederhana

Berikutnya, anda juga bisa membangun rumah mungil dan sederhana agar lebih praktis baik dari segi pembangunan maupun pembiayaan. Sebenarnya, memiliki rumah sederhana mencerminkan sifat pemiliknya yang tidak suka kemewahan dan lebih suka berhemat. Di dalam rumah, anda cukup membangun 2 kamar, 1 kamar mandi, dan ruang keluarga yang menyatu dengan dapur dan ruang makan. Anda bisa menggabungkan kamar tidur buah hati anda menjadi satu dengan ranjang terpisah bila anda memiliki 2 orang anak.

Selain itu, anda juga bisa membuat teras kecil bila suatu saat ada tamu yang ingin bermain. Sehingga, tidak perlu masuk ke dalam rumah dan membuat suasana rumah menjadi sempit. Selain itu, tema tersebut dapat dijadikan Sebagai tempat bersantai, Bermain, atau tempat berkumpulnya keluarga atau tamu yang datang.

Desain Rumah Mungil 1 Lantai

 

Desain Rumah Mungil 1 Lantai

Yang terakhir adalah rumah mungil 1 lantai dengan hanya 2 kamar. Rumah model ini juga sangat cocok untuk anda para pasangan muda yang ingin membangun rumah kecil dahulu untuk sementara. Rumah cukup terdiri dari 2 kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga. Sama seperti desain sebelumnya, anda juga bisa menambahkan teras untuk tamu berkumpul.

Bila ke depannya anda ingin menambah kamar, anda bisa melakukan renovasi dengan menambahkan 1 lantai khusus untuk kamar tidur saja. Jadi, anda bisa merenovasi rumah sedikit demi sedikit.

Desain Rumah Mungil Minimalis

Desain Rumah Mungil Minimalis

Desain rumah mungil minimalis jadi referensi terakhir yang bisa Anda pilih. Jika dilihat pada gambar di atas, desain rumah tersebut tampak menarik karena permainan warna cerah yang membuat konsep minimalis modern semakin kuat. Seperti yang diketahui, rumah minimalis biasanya memang mengusung warna-warna netral seperti putih, cokelat, ataupun abu-abu.

Meski demikian, tak ada salahnya jika Anda memadukan beberapa warna lain yang lebih cerah demi menghidupkan suasana pada bangunan tersebut, seperti oranye ataupun hijau. Apalagi jika Anda menambahkan taman mungil tepat di bagian depan bangunan untuk mempercantik sekaligus menjadikan tampilannya lebih asri.

Sederet Keunggulan Desain Rumah Mungil Satu Lantai

Rumah telah berubah menjadi kebutuhan paling utama bagi masyarakat modern. Tak sedikit orang yang berharap bisa memiliki rumah mewah dengan interior berteknologi super canggih. Kendati demikian, rumah tidak selalu harus tampak megah ataupun mewah. Sebab, rumah sederhana yang memiliki satu lantai pun bakal terlihat apik jika Anda mampu mendesainnya dengan baik.

Terkadang, sebagian orang merasa bingung mana yang terbaik untuk dipilih, rumah bertingkat atau rumah dengan satu lantai. Biasanya, beberapa keluarga cenderung memilih rumah bertingkat karena khawatir akan kebutuhan keluarga yang kurang terpenuhi jika tinggal di dalam rumah satu lantai. Padahal, memiliki rumah tingkat apalagi didesain dengan konsep yang megah membutuhkan budget yang cukup menguras tabungan Anda.

Pada dasarnya, apapun tipe rumah yang Anda tempati, bertingkat ataupun tidak, sudah pasti memiliki kelebihan masing-masing. Nah, berikut ini kita akan membahas perihal keunggulan dari desain rumah mungil satu lantai.

  1. Desain rumah mungil satu lantai memiliki aksesibilitas mumpuni

Tak usah disangkal, desain rumah mungil satu lantai bisa dipastikan tidak memiliki tangga di dalamnya. Oleh sebab itu, konsep rancang bangun satu ini lebih disukai keluarga yang memiliki anggota lansia, ibu hamil, ataupun balita. Ketiga kelompok anggota keluarga tersebut memang sebaiknya menghindari penggunaan tangga di dalam rumah atas dasar ketidakmampuan fisik dan keselamatan diri.

Bahkan bagi Anda yang merasa mampu naik-turun tangga kapan saja dibutuhkan, pasti sesekali bisa merasakan lelah. Oleh sebab itu, desain rumah mungil satu lantai bisa jadi pilihan tepat untuk berbagai kalangan.

  1. Desain rumah mungil satu lantai tidak membutuhkan perawatan yang rumit

Percayalah, menempati sebuah rumah mungil dengan satu lantai bisa membawa pengaruh terhadap intensitas perawatan hunian tersebut. Bisa dipastikan, perawatannya bakal jauh lebih terjangkau ketimbang rumah megah yang memiliki lantai lebih dari satu.

Bahkan, Anda juga tidak perlu menghabiskan banyak uang sekadar untuk membeli perabotan karena terbatasnya ruang. Bukan hanya hemat uang, Anda juga lebih hemat waktu karena tidak perlu repot membersihkan setiap sudut rumah dari lantai bawah hingga atas.

  1. Penggunaan energi alami yang lebih efisien

Indonesia cukup terkenal sebagai negara tropis beriklim panas dan lembap hampir di sepanjang tahun. Dengan tinggal di dalam rumah mungil berlantai satu, maka Anda tidak memerlukan pendingin ruangan supaya tetap terasa sejuk.

Apalagi, rumah mungil seperti ini memungkinkan udara dingin bakal lebih cepat memenuhi setiap ruang yang ada cukup dengan satu unit pendingin ruangan. Sebaliknya, rumah yang memiliki lantai lebih dari satu harus siap menggunakan sistem heating, ventilating, and air conditioning yang jauh lebih rumit dan pastinya lebih mahal.

  1. Kemudahan dalam mengatur setiap perabotan di dalam rumah

Anda tak perlu repot mengatur tata letak ruang ataupun perabotan di dalam rumah karena memang tidak banyak ruang yang tersedia. Supaya semakin mudah, Anda bisa mencoba konsep open space untuk menyatukan beberapa ruangan yang ada tanpa menggunakan sekat.

Bukan hanya memberi kesan kekinian, rumah bakal terasa jauh lebih terang dan luas. Meski begitu, Anda tidak boleh melupakan soal kenyamanan dan estetikanya. Sebaiknya, buat langit-langit bangunan menjadi lebih tinggi dan lengkapi dengan bukaan seperti jendela besar yang mudah dibuka supaya sirkulasi udara tetap baik.

  1. Harga jauh lebih terjangkau

Anda pasti setuju, jika harga adalah faktor utama yang wajib menjadi perhatian sebelum membuat desain rumah mungil. Beli jadi atau membangun dari awal di atas lahan kosong tetap membutuhkan biaya yang jauh lebih terjangkau daripada desain rumah bertingkat.

Oleh sebab itu, Anda yang baru menikah, kami lebih menyarankan untuk memiliki rumah berlantai satu lebih dulu. Ketika pada akhirnya nanti tabungan sudah mencukupi, maka upgrade saja hunian tersebut menjadi yang Anda impikan.

Tips Paling Mudah Menata Desain Rumah Mungil

Meski memiliki ukuran yang tidak terlalu besar, menata rumah mungil ternyata bisa jadi hal yang menantang karena jumlah sekaligus luas ruangan bisa saja kurang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Lantas, bagaimana cara paling mudah membuat ruangan di dalam rumah mungil tetap fungsional dan super nyaman?

  • Pilih warna yang tepat demi mendapatkan ilusi ruang yang lebih luas

Hampir setiap orang memilih warna cat dinding untuk desain rumah mungil berdasarkan selera masing-masing. Tentu saja, Anda bebas menentukan warna untuk rumah kesayangan tersebut karena secara psikologi akan memicu rasa nyaman.

Namun sayangnya, tidak semua warna cat interior desain rumah mungil cocok untuk diaplikasikan. Apalagi jika Anda melihat rumah seperti ini identik dengan ruang yang juga terbatas.

Demi menjadikan interior rumah mungil terasa jauh lebih lapang, sebaiknya Anda pilih cat dengan warna-warna terang nan ceria. Salah satu warna terbaik yang bisa anda pilih adalah warna putih karena mampu menjadikan ruangan sempit seakan lebih luas sekaligus terang benderang. Namun jika Anda menganggap bahwa warna putih terlalu polos dan membosankan, sebaiknya pilih warna terang lain seperti misalnya krem atau warna netral lainnya.

  • Material transparan dan reflektif jadi solusi terbaik

Ketika kosong, ruangan di dalam rumah mungil mungkin terasa tidak terlalu sempit. Namun lain halnya ketika ruangan tersebut telah penuh dengan perabotan. Dalam sekejap, Anda pasti langsung merasa bahwa ruangan tersebut kecil dan sesak.

Anda bisa mencoba menggunakan beberapa jenis perabot bermaterial transparan atau reflektif untuk menyiasati hal seperti itu. Hal ini bertujuan agar perabot tersebut memberi efek visual yang jauh lebih luas di dalam rumah mungil Anda.

Adapun material transparan dan reflektif yang bisa menjadi pilihan adalah kaca transparan atau cermin yang mampu memantulkan cahaya. Bahkan, Anda juga bisa menggunakan akrilik untuk sekadar mewujudkan kesan ruangan yang tidak terlalu sesak.

  • Hindari penggunaan sekat ruangan di dalam rumah

Alangkah lebih baik, jika Anda menggabungkan setiap ruangan yang ada di dalam rumah mungil dengan cara membuang sekat di antaranya supaya tidak terlihat sempit. Bukan hanya menjadikan sirkulasi udara lebih nyaman, metode satu ini juga bakal membuat rumah terasa lapang.

Salah satu ruangan yang bisa Anda gabungkan adalah ruang makan dan dapur. Bahkan, kedua ruangan tersebut masih bisa bergabung lagi dengan ruang keluarga sehingga membuat rumah terasa jauh lebih longgar, tapi memiliki fungsi yang berbeda-beda.

  • Gunakan perabot compact demi efisiensi

Seperti yang kita ketahui bersama, perabot merupakan faktor yang mampu menjadikan desain rumah mungil terasa semakin sempit dan sesak. Salah satu pilihan selain menggunakan material transparan ataupun reflektif adalah perabot compact berfungsi ganda.

Misalnya seperti ranjang tempat tidur yang memiliki banyak laci multifungsi di bagian bawahnya sehingga tidak membuat ruangan terbuang sia-sia. Dengan cara ini, Anda pun mampu mengurangi penggunaan lemari penyimpanan yang menghabiskan banyak ruang di dalam rumah mungil tersebut.

Selain itu, beberapa perabot lain seperti meja lipat atau sofa bed juga bisa menjadi pilihan paling tepat karena cukup fungsional dan fleksibel. Dengan begitu, Anda hanya perlu menyesuaikan jenis perabotan sesuai kebutuhan masing-masing.

  • Mengatur sistem pencahayaan secara maksimal

Para ahli di bidang arsitektur mengungkap, ruangan yang terang dengan bukaan super lebar bakal membuat bangunan terasa lebih luas daripada ruangan yang memiliki pencahayaan minim. Jadi Anda wajib memperhatikan soal sistem pencahayaan di dalam desain rumah mungil tersebut.

Jika kita bicara soal pencahayaan, sudah pasti pembicaraan ini terkait dengan bukaan yang Anda sediakan. Contoh sederhananya, memaksimalkan jendela atau pilih daun pintu bermaterial kaca supaya cahaya bisa tetap masuk ke dalam rumah meski pintunya tertutup.

Namun jika keadaan ruangan tersebut ternyata tida memungkinkan untuk dipasang jendela, maka Anda hanya perlu bermain dengan cahaya alami dari matahari. Dengan demikian, setiap sudut rumah tetap terang dan jauh dari kesan lembap.

Bilamana pencahayaan dari sumber alami tersebut sudah tidak bisa optimal, Anda perlu menyediakan lampu berkualitas di dalam rumah. Tentu saja, satu lampu tidak akan cukup untuk menerangi seluruh bagian rumah Anda sehingga Anda harus benar-benar menghitung sesuai kebutuhan. Jangan lupa juga untuk menghindari penggunaan lampu bercahaya redup kecuali anda melengkapi dengan elemen dekoratif yang unik dan cantik.

Dari penjelasan di atas, ternyata desain rumah mungil tidak serumit yang anda bayangkan. Jika Anda memahami desain dan cara paling tepat untuk menatanya, nantinya ruangan yang Anda miliki tidak akan kalah nyaman dengan rumah berstatus mewah nan megah di luar sana.

Jadi itulah beberapa rekomendasi desain rumah mungil yang bisa anda semua gunakan. Di era modern seperti saat ini, anda perlu memanfaatkan lahan tanah dengan baik berapapun ukurannya untuk membangun rumah idaman. Jangan lupa sesuaikan juga dengan kebutuhan dan budget yang anda miliki. Sekian ulasan tentang desain rumah mungil, semoga bermanfaat dan bisa jadi referensi Terbaik.

Jika anda membtuhkan layanan jasa desain rumah mungil bisa menghubungi kami di wa 081229418751

Jika ingin melihat portofolio kami yang lain silahkan klik gambar di bawah ini